Dua minggu yang lalu, Arya pilek dan batuk. Alhamdulillah tidak dibarengi panas. Kebetulan dua kaka sepupunya (sekarang kita lagi tinggal di rumah nenek) juga batuk dan pilek. Karena alhamdulillah sudah punya pengetahuan yang cukup tentang batuk dan pilek, ya saya tenang saja. Karena batuk pilek bukanlah penyakit jika berlangsung kurang dari delapan minggu. Batuk dan pilek hanyalah sebuah reaksi tubuh atas “makhluk asing” berupa virus yang ingin mengggangu kesehatan buah hati kita. Bahkan jika batuk pilek anak kita disertai panas, bukan batuk pileknya yang kita obati tapi panas nya itu. Itu pun kalau panasnya melebihi 38,5 derajat c.
Yang panik jusru kake nenenya.. hehe.. yang menyuruh kita untuk segera memberikan obat flu. Padahal, flu sendiri tidak ada obatnya lho.. Nah, buat apa kita memberikan sesuatu yang tidak dibutuhkan tubuh anak kita. Terlebih lagi itu adalah obat kimia. Yang suka sebelnya lagi.. Kalau kita bawa anak kita yang sedang flu/batuk pilek ke DSA, diagnosanya pasti aja radang… Waaahhh, kalau sudah didiagnosa radang, pasti deh dikasih antibiotik. Haduuuhh… Padahal kan antibiotik dikasih kalau penyakitnya diakibatkan oleh bakteri.. Sedikit info dan tips yaa.. Sebaiknya ketika DSA bilang anak kita kena radang, kita cek darah aja ke lab buat mastiin (pengalaman.. )
So, kalau anak kita batuk pilek jangan kuatir yaa.. Cukup beri minum yang banyak, makanan bergizi, dan istirahat yang cukup plus perhatian dari kita.. Insyaallah bisa sembuh tanpa obat.. amin