Perkembangan Emosional Bayi 0-3 Bulan

PICT0003_2Bayi Merupakan makhluk yang sangat luar biasa. Bayi dapat membuat kontak dengan orangtuanya bahkan ketika masih janin. Dengan si ibu, janin dapat mengenali keadaan emosi si ibu sampai pada tingkat stress si ibu. Saat si ibu gelisah atau stress, janin menanggapinya dengan membuat gerakan-gerakan di dalam perut ibu. Bahkan jika tingkat stress si ibu sangat tinggi, janin akan bergerak lebih cepat. Hal ini saya rasakan ketika saya hamil anak pertama saya. Tuntutan pekerjaan membuat saya harus bepergian dengan menggunakan hampir semua moda transportasi seperti kapal laut, mobil, pesawat boeing bahkan pesawat terbang capung. Terkadang karena lelah juga ketakutan saya saat take off dan landing, janin di perut saya bergerak dengan sangat aktif. Janin saya menanggapi ketakutan atau stress yang saya hadapi dengan sundulan di perut saya. Sebaliknya jika saya tenang dan merasa nyaman, sang janin pun tenang dan meskipun bergerak, dia akan bergerak dengan sangat lembut. Dan tahukah anda bahwa jika pada saat hamil anda aktif, kelak bayi anda akan aktif juga. Karena dia akan merasakan “keaktifan” anda dan merekamnya.

Dan janin pun dapat membuat kontak dengan sang ayah jika si ayah rajin membuat kontak tentunya. Hal ini suami saya lakukan dengan cara sering membelai perut saya dan berbicara pada janin dikandungan saya. Yang menakjubkannya, si janin menanggapinya dengan membuat gerakan seperti menendang. Suami saya juga rajin membacakan doa bagi janin kami dan subhanallah, si janin pun membuat gerakan seakan ingin berkata “amin”.

Pada saat bayi akhirnya lahir, si bayi pun langsung membuat koneksi emosional dengan orangtuanya. Bayi pada umunya akan menjerit keras seakan ingin berkata “terimakasih ayah bunda telah mengantarkan aku ke dunia”.  Ikatan emosional antara bayi dan si ibu akan makin tercipta dengan sangat baik jika dilakukan Inisiasi Menyusui Dini (IMD). Mengapa demikian? Karena pada proses IMD, bayi melakukan skin to skin contact dengan si ibu. Saat proses ini terjadi, hangatnya tubuh ibu akan membuat nyaman bayi yang baru lahir dan menenangkannya. Selain itu, IMD juga bertujuan untuk  “memaksa” naluri bayi agar menemukan puting susu ibu yang akan memberinya kolustrum sebagai makanan pertamanya. Biasanya proses IMD berlangsung antara 30-120 menit. Bagi ibu yang tidak melakukan hal ini, jangan kuatir karena ikatan emosional antara bayi dan ibunya dapat segera tercipta saat ibu memeluk si bayi dan memberinya ASI.

Pada awal masa kehidupannya, bayi akan sangat “merepotkan” karena tangisannya akan terdengar berulang-ulang. Jangan anggap sepele tangisan bayi anda. Dan jangan sekali-sekali membiarkannya. Percaya atau tidak, hal ini akan membuat bayi stress. Cepatlah penuhi kebutuhan bayi anda. Agar dia merasa nyaman dan aman. Jika anda membiarkan tangisannya, hal ini akan berdampak pada perkembangan emosionalnya. Hal ini akan membuatnya merasa tidak dimengerti. Memang orangtua dahulu, seperti juga halnya orangtua saya mengatakan agar jangan langsung menghampiri bayi saya yang sedang menangis karena katanya akan menjadi anak manja kelak. Mungkin pada beberapa kasus hal ini memang terjadi. Tapi sesungguhnya, itu hanyalah mitos yang salah. manja atau tidaknya anak kita, tergantung dari cara kita mendidiknya.

Selain itu rajin-rajinlah melakukan kontak mata dengan bayi anda. Gerakan kepala anda ke kanan, kiri, atas dan bawah. Sebaiknya lakukan pada jarak 40cm. Hal ini dimaksudkan agar si bayi merasa bahwa anda ada didekatnya dan juga untuk merangsang indera penglihatannya. Nyanyikan lagu untuknya. Jangan buat dunianya sunyi karena suara dapat menstimulus perkembangan otaknya. Ajak bayi anda berbicara, bacakan buku atau bagi anda yang muslim dapat mengaji bersamanya. Hal ini dimaksudkan untuk merangsang kemampuan komunikasi dan bahasanya. Sering-seringlah menggendongnya dan menciumnya. Berikan rasa aman padanya agar kecerdasan emosionalnya dapat terpupuk sejak dini.

Oya, tips dari saya, ketika berbicara dengan bayi anda, seringlah mengubah nada bicara anda. Sehingga suara anda seperti berirama.  Ini sangat disukai bayi. Cobalah, dan anda akan melihat perbedaannya jika anda hanya bicara dengan nada yang itu-itu saja. Bayi anda akan lebih perhatian dan ceria. Tirukan juga suaranya. Hal ini penting karena hal tersebut merupakan pengalaman bayi tentang rasa dimengerti oleh orang lain. Satu hal lagi, jika bayi anda melakukan sesuatu seperti memainkan mainan kicringnya. Tirukan bunyi mainan tersebut padanya. Hal ini juga merupakan proses dalam membuat ikatan emosional antara orangtua dan bayi karena hal tersebut menunjukan bahwa anda membuat kontak emosional dengannya.

Ingatlah bahwa bayi anda adalah makhluk yang sangat pintar. Makhluk dengan pita perekam yang tidak hentinya belajar dan menyerap informasi. Jadi jangan sia-siakan masa ini.

One response to “Perkembangan Emosional Bayi 0-3 Bulan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s