Istri Sebagai Manajer Rumah Tangga

Manajer apakah yang jam kerjanya 24 jam sehari dan bekerja tanpa gaji? Mmhh, ada tidak ya? Sepertinya tidak mungkin ada orang yang mau bekerja 24 jam per hari tanpa digaji. Tetapi ternyata ada juga lho! Contohnya saya😀

Sebutan “istri” mungkin terdengar biasa saja. Tapi kalau kita ganti istilah “istri” menjadi Manajer Rumah Tangga pasti akan terdengar sangat berbeda. Dan akan terkesan sangat “keren”. Menurut saya sebutan itu sangatlah cocok bagi seorang istri dan juga ibu. Mengapa begitu? Seorang manajer jika dilihat dari asal katanya sendiri yaitu manage bertugas untuk mengatur sesuatu hal agar berjalan dengan semestinya. Baik itu sebagai motivator, organisator, bahkan eksekutor. Saya tidak menyertakan istri sebagai seorang konseptor karena menurut saya pribadi, yang berperan besar menjadi seorang konseptor adalah suami atau ayah. Hal ini tentu saja berlaku di dalam sebuah keluarga yang utuh.

Seorang istri menghabiskan hampir seluruh waktunya di rumah. Dimulai di pagi hari, di saat matahari belum terbit, aktivitas seorang istri dimulai. Atau justru dimulai pada saat malam hari, di saat dia membuat rancangan untuk aktifitas esok harinya. Seperti memikirkan menu masakan, bekal suami dan anaknya, perlengkapan yang harus dibawa suami dan anaknya, jadwal kegiatan anak-anaknya dan rencana-rencana lainnya. Seorang istri pun bertugas ganda. Tidak hanya sebagai istri yang berkewajiban melayani suami tetapi juga berperan sebagai ibu yang memberikan kasih sayang juga pendidikan intelektual, mental , emosional dan spiritual bagi anak-anaknya. Saya yakin anak yang hebat pasti mempunyai seorang ibu yang super hebat.

Menurut saya, seperti halnya manajer-manajer di perusahaan, seorang manajer rumah tangga juga membutuhkan pendidikan dan latihan agar mampu menjadi seorang manajer yang baik dan tidak hanya mengandalkan insting kewanitaan atau keibuannya saja. Setuju dong?! Nah, sepanjang pengetahuan saya sepertinya belum ada kursus atau pelatihan manajemen rumah tangga. Atau mungkin ada dan saya yang tidak tahu ya? Kalau ada saya pasti ikut dan suami pun saya yakin akan mendukungnya. Nah, salah satu jalan untuk menyiasati tidak adanya kursus manajemen rumah tangga tersebut, menurut saya kita dapat mengikuti kursus manajemen umum yang dapat diaplikasikan ke dalam keseharian kita sebagai manajer rumah tangga. Tapi sebelumnya yang menurut saya penting adalah kursus pengembangan kepribadian ataupun pelatihan ESQ yang dapat memperbaiki kekurangan-kekurangan kita dari dalam. Karena menurut saya, untuk membentuk dan mendidik pribadi yang super (terpengaruh om mario teguh :p) kita harus menjadikan diri kita super terlebih dahulu. Karena rasanya aneh dan sia-sia jika kita mengajarkan sesuatu yang bertentangan dengan siapa kita. Apa kita nanti akan kesulitan menjawab kala anak kita bertanya “ lho, bunda ajarin kaka begini ko bunda malah begitu?”.

Nah, untuk para manajer rumah tangga yang alhamdulillah tinggal di kota besar mungkin mencari kursus atau pelatihan yang saya sebutkan di atas tidaklah sulit. Tapi bagi saya, yang walaupun tinggal di ibukota propinsi tetapi tetap saja sangat sulit bagi saya mendapatkan pelatihan atau kursus yang saya butuhkan. Maklum, saya tinggal di pulau paling ujung😉. Nah, untuk menyiasatinya saya berniat mencari dan “melahap” buku-buku manajemen umum yang dapat diplikasikan dalam keseharian saya sebagai manajer rumah tangga. Dan jika suatu saat ada pelatihan atau kursus pengembangan diri atau ESQ di kota saya, saya insyaallah akan mengikutinya (dengan seijin suami tercinta tentunya :*) Kenapa tidak toh?

2 responses to “Istri Sebagai Manajer Rumah Tangga

  1. istilah manager memang tepat utk disandang seorg ibu rumah tangga. sebelumnya jika membayangkan diri sebagai ratu rumah tangga (jika kebetulan istri tidak bekerja), yg ada adalah nyantai dan menghambur2kan uang suami. saya juga jd kecipratan semangat mencari2 artikeluntuk manajemen waktu. good artikel teh!

    • siiipp.. senangnya ada yang sependapat kalo full time wife itu ga cuma ongkang kaki.. kita juga bisa berekspresi dan berkontribusi untuk bangsa ini meski dari rumah.. semangat!!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s